Protesku!

Sekali lagi aku minta maaf Dan entah sudah maaf yang keberapa ini Tapi tetap, aku harus minta maaf Aku harus mengatakan — menuliskannya lagi kali ini Soal kamu dan twittermu Kamu pasti akan sangat tidak suka aku kait-kaitkan begini — lagi Tapi ini harus aku tuliskan Makanya diatas tadi aku harus minta maaf duluan Kau … Lanjutkan membaca Protesku!

Iklan

“Yaelah” Sebuah refleksi atas penyederhanaan, pengkerdilan, dan penyempitan makna

"Yaelah" Kau pikir sesederhana itu kah aku ini? Sesepele itu kah? Mungkin iya Memang iya! Ntah apa yg ada dalam pala otakmu itu Alangkah kerdil dan ceteknya Rasa keingintahuan, rasa kesedihan, tangis dan air mata tidak kau hargai sebagai bentuk perjuangan, tapi hanya sebatas perbudakan akan cinta Hancur sudah makna Ketersinggungan dan kecemburuan, hanya sebatas … Lanjutkan membaca “Yaelah” Sebuah refleksi atas penyederhanaan, pengkerdilan, dan penyempitan makna

Kau tau? : Sebuah jawaban atas berbagai macam pertanyaan

Kau tahu? Bahwa diriku ini masih menyimpan tanya Mungkin jika dirimu begitu juga, aku akan sangat bahagia Tapi tanya biarlah menjadi tanya Aku percaya bahwa akan ada masa dimana semua tanya akan menemui jawabanya Dan jika masa itu tiba Aku akan titip tanya pada sang masa "Apa?" "Siapa"? "Dimana?" "Kapan?" "Mengapa?" "Dan bagaimana?" Semoga kita … Lanjutkan membaca Kau tau? : Sebuah jawaban atas berbagai macam pertanyaan

Kau tau apa itu Kontradiktif?

Kau sadar bahwa "ngomong tok gampang" namun dari omonganmu juga kau sarankan aku untuk "biasa aja". Hmmm rasanya seketika ingin kumaki dan kubalikan kata2mu "ngomong tok gampang!" Daripada menskakmu aku lebih suka mengajakmu berpikir, kubalas dengan pertanyaan "biasa aja? Gmn caranya? Kok bisa?" Lalu pasti akan kau jawab begini "bisa lah, apa yang gak bisa" … Lanjutkan membaca Kau tau apa itu Kontradiktif?

Tahukah kamu?

Tahukah bahwa dikepalaku ini bukan cuma soal kamu? Nalar, logika, imajinasi dan kenangan ini, sudah aku siapkan ruang-ruang disana: Ruang untuk idealisme sbg mesin utama dari sebuah arah juang; Ruang untuk sebuah cita-cita akan kebermanfaatan komunal; dan ruang dialektika untuk sebuah nilai dan ruang untuk semua kenangan akan romantika perjuangan. Tahukah kamu? Kepalaku ini sudah … Lanjutkan membaca Tahukah kamu?